[email protected] (0362) 21146

Jaga Kualitas Pelayanan dan Keselamatan Pasien, 166 Tenaga Kesehatan Puskesmas Wera Sukses Jalani Uji Kredensial

BIMA – Upaya berkesinambungan dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan di tingkat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terus digalakkan. Pada akhir pekan, tepatnya hari Sabtu, 3 Oktober 2026, giliran jajaran tenaga kesehatan di Puskesmas Wera yang melaksanakan tahapan penting berupa uji kredensial secara komprehensif.

Sebagai garda terdepan di wilayah Wera, kompetensi dan kesiapan para petugas medis memegang peranan yang sangat vital. Sebanyak 166 tenaga kesehatan turut serta dalam evaluasi penilaian kompetensi ini, dengan rincian formasi sebagai berikut:

  • 95 Bidan

  • 69 Perawat

  • 1 Dokter Umum

  • 1 Dokter Gigi

Proses evaluasi ini berjalan selaras dengan target pengawasan dan pembinaan dari Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK). Pelaksanaan kredensial ini memiliki tujuan utama untuk memverifikasi secara langsung kelayakan, kualifikasi, serta keterampilan klinis setiap tenaga kesehatan. Hasil dari penilaian yang objektif ini nantinya akan menjadi dasar penerbitan surat penugasan klinis (clinical appointment) sekaligus merumuskan secara detail rincian kewenangan klinis (clinical privilege) masing-masing nakes.

Adanya batasan kewenangan yang jelas sangat krusial dalam dunia medis. Selain menghindari tumpang tindih tindakan antar profesi, uji kredensial merupakan pilar utama dalam menjamin terwujudnya keselamatan pasien (patient safety). Dengan terverifikasinya ratusan nakes di hari Sabtu tersebut, setiap asuhan keperawatan, kebidanan, hingga tindakan medis dokter dipastikan telah memenuhi standar profesi dan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.

Melalui uji kredensial yang berjalan lancar ini, diharapkan Puskesmas Wera semakin solid dalam memberikan pelayanan prima. Masyarakat di wilayah Wera pun dapat merasa semakin aman dan percaya, karena kesehatan mereka ditangani oleh tenaga kesehatan profesional yang kompetensi klinisnya telah dievaluasi dan diakui secara resmi.

(Penulis : Akhmad Nursahid)